PENGALAMAN TERINDAH MELAKUKAN PERJALANAN DENGAN TRANSPORTASI

Pengalaman terindah melakukan perjalanan dengan transportasi saya alami ketika saya masih kecil, sekitar umur 7 tahun. Pengalaman terindah ini ketika saya melakukan perjalanan naik delman. Pada waktu itu saya bersama teman-teman naik delman setiap sore hari pada pukul 16.00, dan kami pun janjian untuk bertemu. Lalu setelah itu kami naik delman bersama-sama. Tidak hanya anak-anak tetapi, ada juga ibu-ibu yang naik delman untuk memangku anak nya. Delman yang ada pada waktu itu adalah delman yang digunakan sebagai hiburan anak-anak untuk sekedar berkeliling di sekitar lingkungan daerah rumah saya.
Zaman anak-anak rasanya senang sekali naik delman karena itu pertama kalinya saya naik delman apalagi bersama teman-teman. Saya duduk di samping pak kusir, walaupun bau karena kotoran kuda nya tapi saya sangat senang. Pada waktu itu saya ingat sekali naik delman hanya Rp.1000 mulai dari tempat delman tersebut mangkal sampai depan jalan raya besar balik lagi ke tempat awal. Zaman sekarang mana dapet naik delman Rp.1000.
Waktu itu pun pernah ketika saya naik delman pada saat di perjalanan delman yang saya naiki mengamuk sehingga mengakibatkan kemacetan di jalanan, kemudian kami yang menaiki delman tersebut turun, dan pak kusir pun turun dari delman untuk menangani kuda yang mengamuk itu. Setelah beberapa menit kemudian kuda pun mulai membaik sehingga kami melanjutkan perjalanan. Pada saat di tengah-tengah perjalanan delman yang saya naiki kembali mengalami hambatan. Kuda nya menabrak sebuah pohon sehingga perjalanan saya dan teman-teman naik delman tidak bisa dilanjutkan karena kuda tersebut terluka. Akhirnya kami menyudahi perjalanan naik delman dan memutuskan untuk jalan kaki untuk pulang. Walaupun harus jalan kaki tapi saya sangat senang. Sampai pada pukul 17.00 kami pun pulang ke rumah masing-masing.
Ini merupakan pengalaman terindah masa kecil saya naik delman karena ini pertama kalinya saya naik delman dan tidak setiap hari saya bisa menjumpai alat transportasi tradisional yang satu ini dan menaikinya setiap hari. Jadi, jangan lupakan delman sebagai alat transportasi tradisional.

  • Posted in: ...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: